GERHANA MATAHARI CINCIN 2009
Tahun ini adalah tahun istimewa bagi ahli astronomi/falak Indonesia, karena di tahun ini kita bisa menyaksikan dua kali gerhana matahari, yaitu tanggal 26 Januari 2009 dan 22 Juli 2009.
Yang pertama adalah Gerhana Cincin yang terjadi pada hari Senin Wage, 26 Januari 2009 M. bertepatan dengan 29 Muharrom 1430 H. Fonemena gerhana matahari ini tentu punya arti tersendiri bagi warga Tionghoa karena terjadi tepat pada tahun baru Imlek 2560 yakni tahun Kerbau
Gerhana ini meliputi wilayah Asia Tenggara, Australia, India Selatan, Madagaskar dan Afrika Selatan. Dari wilayah tersebut tidak semuanya mengalami gerhana cincin, gerhana cincin hanya bisa disaksikan dari sebagian wilayah Indonesia. Tepatnya dari kota Tanjungredep Kalimantan Timur memanjang ke barat agak serong ke selatan, menuju kota Ketapang Kalimantan Barat dan melintasi kota Bandar Lampung. Gerhana cincin juga bisa disaksikan dari ujung barat pulau Jawa tepatnya daerah Banten dan sekitarnya.
Diantara wilayah Indonesia yang paling banyak dilintasi gerhana cincin ini adalah Kalimantan sedangkan Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Bali, sebagian besar pulau Jawa dan Sumatera hanya mengalami gerhana sebagian. Adapun Maluku Utara dan Irian tidak bisa menikmati fonemena ini secara utuh karena pada saat tengah gerhana matahari sudah tenggelam di ufuk barat. Berikut ini kronologi gerhana dilihat dari beberapa kota besar di Indonesia.
Adapun gerhana matahari yang kedua yaitu Gerhana Total yang terjadi pada hari Rabu Legi, tanggal 22 Juli 2009 M. bertepatan dengan tanggal 29 Rojab 1430 H.
Gerhana meliputi Laut Pasifik, Asia tenggara Jepang, China, Nepal dan India. Adapun wilayah Indonesia yang dilintasi gerhana ialah Irian Jaya, Malauku, Sulawesi bagian utara, Kalimantan bagian tengah dan utara serta Sumatera tengah dan utara. Secara umum gerhana berlangsung mulai pukul 07 WIB sampai 09 WIB. Sementara untuk pula Jawa, Bali, Lombok dan Nusa Tenggara tidak mengalami gerhana. Dari Indonesia gerhana matahari ini hanya bersifat parsial alias tidak total, kurang lebih 20%, sedangkan yang mengalami gerhana total hanyalah China, Banglades dan India.
Selasa, 03 Februari 2009
Minggu, 30 November 2008
"TUNG" SAR
RAPI Wilayah 31 Kota Malang memiliki TARUNA SIAGA BENCANA "TUNG SAR", yang mendedikasikan sebagai Search and Rescue.
arti "TUNG SAR" : "TUNG" merupakan dan diibaratkan suara kentongan yang ditabuh saat bencana terjadi, personil "TUNG SAR" langsung siap siaga untuk meluncur ke lokasi bencana tanpa menunggu komando ke dua kalinya untuk melaksanakan Search and Rescue.
Kota Malang pada hari Sabtu tanggal 29 Nopember 2008 melaksanakan "APEL SIAGA BENCANA" di Lapangan DODIKJUR RAMPAL Kota Malang dengan Melaksakan simulasi penanganan siaga bencana alam.
RAPI Wilayah 31 Kota Malang juga terlibat dalam pelaksanaan Apel tersebut. dan bersama dengan Humas, Komunikasi, KPDE Kota Malang, Koramil diposkan dalam Bidang Bantuan Sarana Telekomunikasi yang bertugas dalam mendirikan Reapeter dan Mengatur jalur komunikasi dalam penanganan bencana di Kota Malang.
Ya Allah bebas kan Kota Malang dari segala bencana alam..... amin....
arti "TUNG SAR" : "TUNG" merupakan dan diibaratkan suara kentongan yang ditabuh saat bencana terjadi, personil "TUNG SAR" langsung siap siaga untuk meluncur ke lokasi bencana tanpa menunggu komando ke dua kalinya untuk melaksanakan Search and Rescue.
Kota Malang pada hari Sabtu tanggal 29 Nopember 2008 melaksanakan "APEL SIAGA BENCANA" di Lapangan DODIKJUR RAMPAL Kota Malang dengan Melaksakan simulasi penanganan siaga bencana alam.
RAPI Wilayah 31 Kota Malang juga terlibat dalam pelaksanaan Apel tersebut. dan bersama dengan Humas, Komunikasi, KPDE Kota Malang, Koramil diposkan dalam Bidang Bantuan Sarana Telekomunikasi yang bertugas dalam mendirikan Reapeter dan Mengatur jalur komunikasi dalam penanganan bencana di Kota Malang.
Ya Allah bebas kan Kota Malang dari segala bencana alam..... amin....
MUSWIL I RAPI Kota Malang
Kami sampaikan selamat dan sukses kepada panitia MUSWIL I RAPI Wilayah 31 Kota Malang atas terselenggaranya MUSWIL I 2008 RAPI Daerah 13 Wilayah 31 Kota Malang pada tanggal 23 Nopember 2008 di Aula Utama UNIGA Malang
Senin, 10 November 2008
AMROZI cs
Amrozi cs telah dieksekusi. Terlepas dari semua yang telah dilakukannya, kita semua berdoa semoga Allah SWT menerima semua amal ibadahnya dan menghapus dosa-dosanya.
Fenomena Amrozi cs merupakan sebuah fenomena yang menarik. Sebagian orang memujinya, sebagian lagi mencacinya. Ada yang senang dengan eksekusi tersebut dan adapula yang tidak senang.
Memang sebagian orang menganggap bahwa masih ada informasi yang dibawa mati oleh Amrozi cs. skenario besar tentang Bom Bali belum terungkap secara tuntas. Apa betul Amrozi cs yang melakukannya, apakah ada aktor dibelakangnya, dan apakah ada pihak asing yang bermain didalamnya. Semuanya itu masih rahasia bagi kita.
Bagi orang tertentu, ledakan Bom Bali tidak mungkin mampu dilakukan oleh Amrozi cs, lebih-lebih lagi bahan peledaknya tidak beredar di Indonesia.
Terlepas dari itu semua, dalam hukum Islam, amrozi cs telah melakukan suatu kesalahan yaitu meledakkan suatu tempat yang mengakibatkan terbunuhnya banyak orang dan didalamnya terdapat orang Islam. Jika eksekusi tersebut dianggap sebagai hukum qisas, maka tanggungan dosa yang diemban oleh Amrozi cs atas meninggalnya orang Islam tersebut dalam pandangan agama telah dilaksanakan. Tinggal nanti bagaimana segala sesuatu tersebut dalam pandangan Allah SWT. Wallahu A'lam.
Fenomena Amrozi cs merupakan sebuah fenomena yang menarik. Sebagian orang memujinya, sebagian lagi mencacinya. Ada yang senang dengan eksekusi tersebut dan adapula yang tidak senang.
Memang sebagian orang menganggap bahwa masih ada informasi yang dibawa mati oleh Amrozi cs. skenario besar tentang Bom Bali belum terungkap secara tuntas. Apa betul Amrozi cs yang melakukannya, apakah ada aktor dibelakangnya, dan apakah ada pihak asing yang bermain didalamnya. Semuanya itu masih rahasia bagi kita.
Bagi orang tertentu, ledakan Bom Bali tidak mungkin mampu dilakukan oleh Amrozi cs, lebih-lebih lagi bahan peledaknya tidak beredar di Indonesia.
Terlepas dari itu semua, dalam hukum Islam, amrozi cs telah melakukan suatu kesalahan yaitu meledakkan suatu tempat yang mengakibatkan terbunuhnya banyak orang dan didalamnya terdapat orang Islam. Jika eksekusi tersebut dianggap sebagai hukum qisas, maka tanggungan dosa yang diemban oleh Amrozi cs atas meninggalnya orang Islam tersebut dalam pandangan agama telah dilaksanakan. Tinggal nanti bagaimana segala sesuatu tersebut dalam pandangan Allah SWT. Wallahu A'lam.
IBADAH HAJI
Ibadah haji merupakan ibadah yang paling berat dan mahal dibanding ibadah-ibadah yang lainnya, karena ibadah ini harus dilaksanakan dalam waktu dan tempat tertentu yaitu di Makkah dan Madinah pada bulan haji. Dalam menunaikan ibadah ini, kaum muslim hendaknya memiliki cukup modal harta dan kesehatan sehingga segalan syarat dan rukunnya dapat dipenuhi. Oleh karena itu bagi setiap kaum muslim yang menunaikan ibadah haji selalu berharap agar ibadah haji yang dilaksanakannya menjadi ibadah haji yang mabrur.
Dalam pelaksanaannya, calon jamaah haji hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya, baik pengetahuan tentang persyaratan perjalanan,kondisi di Saudi serta tata cara pelaksanaan ibadahnya.
Dalam musim haji seperti sekarang ini, kita disibukkan dengan persiapan-persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Bagi calon jamaah haji, mereka mempersiapkan diri sebaik mungkin agar proses perjalanan serta ibadahnya berjalan lancar. Bagi keluarga, mereka mempersiapkan diri selama ditinggalkan baik dari segi finansial dan lainnya. Bagi penyelenggara, mereka berupaya semaksimal mungkin untuk melayani dan membantu agar proses penyelanggaraan ibadah haji lancar.
Selama ini kita selalu mendengar bahwa setiap tahun senantiasa dijumpai kekurangan maupun kendala dalam penyelenggaraan ibadah haji ini. Tepapi kita tetap berharap semoga kita semua dapat menaggapinya dengan arif. Pemerintah kiranya telah berusaha semaksimal mungkin untuk menata penyelenggaraan ini dengan melibatkan banyak pihak, termasuk meminta bantuan Badan Pemeriksa Keuarang (BPK) untuk memantau penyelenggaraan ibadah haji ini. Para jamaah haji dan keluarga juga diharapkan agar selalu tabah dan ikhlas, karena ibadah ini merupakan ibadah yang paling banyak cobaannya. Seandainya kita semua menyikapi ini tidak dengan arif dan mengedepanka emosi, niscaya niat ibadah kita akan berkurang nilainya. Oleh karena ini, semua yang kalau kita mempunyai pikiran yang positif, kita akan menganggap bahwa semua yang kita temuai dalam pelaksanaan ibadah tersebut adalah rahmat dan ujian dari Allah SWT.
Kita semua hanya bisa berharap agar dalam pelaksanaan ibadah haji pada musim ini tidak ada kendala yang berarti baik bagi penyelenggara maupun para jamaah haji.
Dalam pelaksanaannya, calon jamaah haji hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya, baik pengetahuan tentang persyaratan perjalanan,kondisi di Saudi serta tata cara pelaksanaan ibadahnya.
Dalam musim haji seperti sekarang ini, kita disibukkan dengan persiapan-persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Bagi calon jamaah haji, mereka mempersiapkan diri sebaik mungkin agar proses perjalanan serta ibadahnya berjalan lancar. Bagi keluarga, mereka mempersiapkan diri selama ditinggalkan baik dari segi finansial dan lainnya. Bagi penyelenggara, mereka berupaya semaksimal mungkin untuk melayani dan membantu agar proses penyelanggaraan ibadah haji lancar.
Selama ini kita selalu mendengar bahwa setiap tahun senantiasa dijumpai kekurangan maupun kendala dalam penyelenggaraan ibadah haji ini. Tepapi kita tetap berharap semoga kita semua dapat menaggapinya dengan arif. Pemerintah kiranya telah berusaha semaksimal mungkin untuk menata penyelenggaraan ini dengan melibatkan banyak pihak, termasuk meminta bantuan Badan Pemeriksa Keuarang (BPK) untuk memantau penyelenggaraan ibadah haji ini. Para jamaah haji dan keluarga juga diharapkan agar selalu tabah dan ikhlas, karena ibadah ini merupakan ibadah yang paling banyak cobaannya. Seandainya kita semua menyikapi ini tidak dengan arif dan mengedepanka emosi, niscaya niat ibadah kita akan berkurang nilainya. Oleh karena ini, semua yang kalau kita mempunyai pikiran yang positif, kita akan menganggap bahwa semua yang kita temuai dalam pelaksanaan ibadah tersebut adalah rahmat dan ujian dari Allah SWT.
Kita semua hanya bisa berharap agar dalam pelaksanaan ibadah haji pada musim ini tidak ada kendala yang berarti baik bagi penyelenggara maupun para jamaah haji.
Langganan:
Postingan (Atom)